
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster ditemui di DPRD Provinsi Bali, Senin (21/9/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)
Denpasar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyiapkan dermaga logistik di Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2027. Dermaga tersebut ditargetkan sudah bisa beroperasi saat periode mudik tahun depan untuk mengantisipasi kemacetan di jalur Gilimanuk-Denpasar.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan dermaga logistik tersebut disiapkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Nantinya, sebagian truk logistik dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, akan diarahkan langsung menuju Pelabuhan Celukan Bawang melalui jalur laut.
“Sudah bisa beroperasi pada arus mudik Lebaran tahun depan. Ini untuk mengantisipasi terulangnya kemacetan,” terang Wayan Koster, Senin (21/9/2026).
Selain Celukan Bawang, Pemprov Bali juga menyiapkan pengembangan jalur logistik laut melalui Pelabuhan Sangsit di Buleleng, Amed di Karangasem, dan Pesinggahan di Klungkung.
Koster mengatakan Pemprov Bali telah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan agar pembangunan Sangsit dan Amed mendapat dukungan anggaran dari APBN.
Sementara itu, pembebasan lahan untuk kedua lokasi tersebut disiapkan pada 2027.
Adapun pengembangan Pelabuhan Pesinggahan akan dilakukan melalui investasi swasta. Proyek tersebut saat ini telah masuk tahap studi kelayakan.
“Kalau ini sudah jalan semua, Celukan Bawang, Sangsit, Amed, Pesinggahan. Nanti truk logistiknya muter, nggak lagi semuanya lewat dari Gilimanuk ke Mengwi,” imbuhnya.
Jalur laut tersebut juga nantinya dirancang untuk mendukung pengembangan wisata bahari di Bali.
Sebelumnya, Koster menyebut pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, mulai memasuki proses tender. Pelabuhan tersebut nantinya disiapkan memiliki terminal logistik khusus untuk mengurangi pergerakan truk angkutan barang berat melalui jalur darat.
Koster mengatakan pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang ditargetkan rampung pada akhir 2027. Ia mengaku telah bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan untuk membahas rencana tersebut.
“Kemudian, tiang akan kembangkan lagi Pelabuhan Celukan Bawang. Sekarang sedang mulai proses tender untuk pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang,” kata Koster saat memberikan sambutan di Bulfest, Selasa (18/8/2026).
Menurut Koster, terminal logistik khusus itu akan memungkinkan truk pengangkut logistik dari Ketapang, Banyuwangi, menuju Celukan Bawang melalui jalur laut. Dengan skema tersebut, kendaraan berat tidak perlu lagi melintas melalui Pelabuhan Gilimanuk dan jalur darat Bali.
