
Ket: Ketua Umum Drs. Gemilang Tarigan, MBA dan Ketua DPD APTRINDO Sultra, Bastian J Aror, SE
KENDARI — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar acara pelantikan pengurus pada 11–13 November 2026 di Claro Hotel Kendari.
Ketua DPD APTRINDO Sultra, Bastian J Aror, SE mengatakan pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun sinergi antara pelaku usaha angkutan truk, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan di daerah.
“APTRINDO hadir untuk memperkuat kebersamaan para pengusaha truk serta mendorong kemajuan sektor transportasi dan logistik. Kita ingin membangun sinergi, kolaborasi dan solidaritas untuk kemajuan transportasi dan logistik nasional,” ujar Bastian.
APTRINDO merupakan organisasi yang berdiri pada 19 Agustus 2014 di Sunlake Hotel, Sunter, Jakarta Utara. Organisasi tersebut dideklarasikan oleh 48 pengusaha truk dari berbagai daerah di Indonesia dan kemudian terdaftar sebagai asosiasi berbadan hukum. aptrindo.id
Saat ini, APTRINDO dipimpin Ketua Umum Drs. Gemilang Tarigan, MBA. Struktur organisasi APTRINDO juga mencakup kepengurusan di tingkat daerah dan cabang di berbagai wilayah Indonesia. aptrindo.id
Bastian menjelaskan, keberadaan APTRINDO di Sultra diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pengusaha angkutan barang untuk menyampaikan aspirasi, meningkatkan profesionalisme usaha, serta membangun kerja sama dengan pemerintah maupun sektor swasta.
Menurutnya, sektor angkutan barang memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi karena menjadi bagian penting dari rantai distribusi barang dan logistik.
“Transportasi angkutan barang merupakan bagian penting dalam pergerakan ekonomi. Karena itu, kita perlu memastikan sektor ini terus berkembang, profesional dan mampu memberikan kontribusi terhadap sistem logistik daerah maupun nasional,” katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2020 terdapat 35.733 kendaraan jenis truk di Sulawesi Tenggara. Angka tersebut menunjukkan besarnya aktivitas angkutan barang di wilayah Sultra. BPS
Bastian menilai, besarnya aktivitas angkutan barang tersebut perlu diikuti dengan pembinaan dan penguatan ekosistem usaha transportasi, termasuk peningkatan kompetensi pengemudi, keselamatan, pemanfaatan teknologi serta kepatuhan terhadap regulasi.
APTRINDO sendiri memiliki sejumlah program untuk mendukung profesionalisme sektor angkutan barang, termasuk lembaga sertifikasi profesi serta pengembangan sistem digital yang berkaitan dengan operasional dan perawatan truk. APTRINDO juga menjadi bagian dari Asean Trucking Federation yang dibentuk pada 2015 bersama perwakilan negara-negara ASEAN. aptrindo.id
Pelantikan DPD APTRINDO Sultra yang berlangsung selama tiga hari tersebut mengusung semangat “Sinergi, Kolaborasi dan Solidaritas untuk Kemajuan Transportasi dan Logistik Nasional.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga akan mendapatkan fasilitas akomodasi selama dua malam untuk dua orang serta mengikuti rangkaian acara pelantikan.
Bastian berharap momentum pelantikan dapat menjadi awal penguatan APTRINDO Sultra dalam menjalankan program organisasi dan memperjuangkan kepentingan para pengusaha truk di daerah.
“Kami berharap seluruh pengurus dan anggota dapat bersatu membangun organisasi. Tantangan sektor transportasi dan logistik ke depan tidak ringan, sehingga diperlukan kolaborasi dan komunikasi yang kuat,” pungkasnya.
Ia menambahkan, APTRINDO Sultra terbuka untuk membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, industri pendukung transportasi serta berbagai pihak lainnya dalam rangka menciptakan sistem transportasi dan logistik yang semakin efektif dan berdaya saing. (*)
