ADHARA, Gerbang Ekosistem Maritim Terhubung: Membangun Kepercayaan, Menggerakkan Perdagangan

Kebersamaan APTRINDO dengan para pemangku kepentingan dalam kegiatan Early Adoption ADHARA menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam ekosistem maritim dan logistik Indonesia. Mengusung tema “Gateway to Connected Maritime Ecosystem”, kegiatan ini memperkenalkan arah keterhubungan layanan digital untuk mendukung kelancaran pergerakan barang.

Pelindo memperkenalkan ADHARA melalui kegiatan adopsi awal pada Kamis, 1 Oktober 2026, di Museum Maritim Indonesia, Jakarta. Tahapan tersebut menandai awal pemanfaatan platform bersama pengguna dan pelaku ekosistem, dengan PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) sebagai operatornya.

ADHARA dikembangkan untuk menghubungkan sistem dan layanan yang telah dimiliki masing-masing pelaku logistik. Melalui keterhubungan tersebut, pertukaran informasi, transaksi, dan koordinasi antarpihak diharapkan menjadi lebih terpadu. Prinsip terbuka, netral, aman, dan cerdas menjadi landasan pengembangannya untuk mendukung kolaborasi lintas pelaku usaha.

Platform ini menghadirkan empat solusi utama:

  • AdhaOrder, untuk pemesanan berbagai layanan dalam ekosistem maritim melalui satu pintu.
  • AdhaTrack, untuk pemantauan kargo, kontainer, serta informasi jadwal kapal.
  • AdhaAccess, untuk akses informasi satu pintu yang mendukung keterhubungan proses bisnis.
  • AdhaStore, untuk menjelajahi layanan digital bagi kebutuhan maritim dan logistik.

Bagi sektor angkutan barang, termasuk perusahaan trucking anggota APTRINDO, keterhubungan antara pelabuhan, perusahaan pelayaran, depo kontainer, transportasi darat, dan pengguna jasa memiliki arti strategis. Pendekatan integrasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekosistem logistik yang menjangkau kegiatan di dalam maupun di luar pelabuhan.

Secara praktis, akses informasi yang lebih terpadu berpotensi membantu perencanaan pengiriman dan pengambilan barang, penyesuaian jadwal armada, serta koordinasi operasional. Manfaat tersebut perlu diwujudkan melalui integrasi layanan yang berjalan baik dan partisipasi aktif para pengguna.

Semangat “Connecting Trust, Energizing Trade” menempatkan kepercayaan dan kolaborasi sebagai penggerak perdagangan. Dokumentasi pertemuan dan kebersamaan ini mengingatkan bahwa transformasi digital membutuhkan keterlibatan seluruh rantai logistik—dari layanan pelabuhan hingga angkutan darat yang menghubungkan barang dengan tujuan akhirnya.

Mari memperkuat kolaborasi menuju ekosistem maritim dan logistik Indonesia yang semakin terhubung, transparan, dan efisien.

#APTRINDO #DPPAPTRINDO #ADHARA #Pelindo #ILCS #EkosistemMaritim #DigitalisasiLogistik #AngkutanBarang #LogistikIndonesia