APTRINDO Hadiri Sosialisasi Kredit Industri Padat Karya (KIPK) di Kemenko Perekonomian, Perkuat Sinergi Industri dan Logistik Nasional

Pak Nugroho Insani dan Pak Nur Efendi dari DPD Jawa Barat, Bapak Gemilang Tarigan – Ketua Umum Aptrindo, Pak Johnny Huang, Pak Wira Gapen, PakHendro Wijaya, dari DPD DKI Jakarta,

Jakarta, 26 Oktober 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (DPP APTRINDO) bersama DPD APTRINDO DKI Jakarta menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Industri Padat Karya (KIPK), yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital.

Kegiatan berlangsung pada Senin (26/10/2026), pukul 10.00–12.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Loka Kahuripan, Gedung Ali Wardhana Lantai 4, Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2–4, Jakarta Pusat.

Kehadiran APTRINDO dipimpin oleh Ketua Umum DPP APTRINDO, Drs. Gemilang Tarigan, MBA, bersama Johnny Huang, Hendro Wijaya, Wira Gapen, serta perwakilan Jawa Barat, Nugroho Insani dan Nur Efendi.

Mendorong Produktivitas Industri dan Memperkuat Ekosistem Logistik

Sosialisasi ini membahas kebijakan Kredit Industri Padat Karya (KIPK), sebuah program pembiayaan pemerintah yang ditujukan untuk mendukung revitalisasi mesin dan peralatan produksi, meningkatkan produktivitas industri, memperkuat daya saing usaha, serta mendorong penyerapan tenaga kerja.

Berdasarkan Permenko Nomor 4 Tahun 2025, fasilitas tersebut ditujukan kepada pelaku usaha yang memenuhi persyaratan pada enam sektor industri tertentu, yakni pakaian jadi, tekstil, furnitur, kulit dan alas kaki, makanan dan minuman, serta mainan anak.

Bagi APTRINDO, perkembangan kebijakan pembiayaan industri memiliki keterkaitan penting dengan keberlangsungan ekosistem logistik nasional. Peningkatan kapasitas produksi dan pertumbuhan aktivitas industri berpotensi mendorong kebutuhan layanan transportasi barang yang semakin efisien, andal, dan kompetitif.

Sektor angkutan barang memegang peranan penting dalam menghubungkan pusat produksi, kawasan industri, pergudangan, pelabuhan, hingga pasar domestik dan internasional. Oleh karena itu, perkembangan kebijakan industri perlu dicermati secara menyeluruh, termasuk implikasinya terhadap rantai pasok dan distribusi nasional.

APTRINDO Berkomitmen Mengawal Perkembangan Kebijakan Ekonomi

Partisipasi APTRINDO dalam forum sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya organisasi untuk terus meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan dunia usaha dan perkembangan ekonomi nasional.

Sebagai organisasi yang mewadahi para pengusaha angkutan barang, APTRINDO memandang pentingnya kesinambungan antara peningkatan kapasitas industri, dukungan pembiayaan, efisiensi distribusi, dan kesiapan sektor transportasi.

Melalui komunikasi dan sinergi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya, APTRINDO terus berupaya memperjuangkan terciptanya ekosistem usaha angkutan barang yang sehat, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

APTRINDO — Menghubungkan Industri, Menggerakkan Distribusi, Memperkuat Perekonomian Indonesia.

DPP APTRINDO | Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia

Website: www.aptrindo.id

Instagram: @dppaptrindo

YouTube: DPP APTRINDO

TikTok: APTRINDO