Pengusaha Truk Berkumpul di Truck Expo Aptrindo, Pengusaha Bisa Jajaki Peluang Bisnis

Truck Expo oleh Aptrindo mempertemukan pengusaha dan produsen truk. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

AYOSEMARANG.COM — Pengusaha angkutan dan penyedia kendaraan niaga berkumpul dalam Truck Expo yang digelar Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo). Kegiatan ini menjadi ajang memperluas jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk kendaraan niaga kepada pelaku usaha transportasi.

Sejumlah merek dan perusahaan kendaraan niaga turut berpartisipasi, di antaranya MC Group, Shacman, MAS Automobil Sejahtera, Howo Sinotruk, Lancar Jaya, dan Dongfeng. Kehadiran berbagai peserta tersebut memberikan kesempatan bagi pengusaha untuk mengenal pilihan kendaraan sekaligus berdiskusi langsung dengan pihak penyedia.

Ketua DPD Aptrindo Jawa Tengah, Bambang Widjanarko, mengatakan rangkaian acara diawali dengan gala dinner sebelum agenda utama Truck Expo berlangsung. Pertemuan tersebut dirancang untuk mempertemukan para pengusaha dan pelaku industri kendaraan niaga dalam suasana yang lebih terbuka.

“Gala dinner ini sekaligus menjadi ajang networking atau membangun jejaring. Para peserta bisa saling mengenal, baik mengenal truk maupun pengusahanya, sehingga bisa berbaur dan menjalin hubungan satu sama lain,” ujarnya, Rabu 14 Oktober 2026.

Truck Expo Permudah Pengusaha Mengenal Produk Kendaraan Niaga

Bagi pengusaha angkutan, memperoleh informasi mengenai kendaraan niaga tidak selalu mudah. Mereka terkadang harus mendatangi perusahaan atau penyedia kendaraan satu per satu untuk mengenal produk dan menjalin komunikasi bisnis.

Melalui Truck Expo, proses tersebut diharapkan menjadi lebih praktis karena pengusaha dan penyedia kendaraan dapat bertemu di satu tempat. Para peserta juga memiliki kesempatan untuk bertukar informasi mengenai kebutuhan armada dan pilihan kendaraan yang tersedia.

“Kalau harus mendatangi perusahaan satu per satu, tentu sulit. Apalagi kalau ingin menawarkan produk, belum tentu bisa masuk ke garasi perusahaan. Namun, melalui kegiatan ini, para pengusaha berkumpul dan bisa berdiskusi langsung dengan para penjual kendaraan niaga,” katanya.

Bambang berharap pertemuan tersebut dapat mempermudah komunikasi antara pengusaha angkutan dan penyedia kendaraan niaga. Hubungan bisnis yang terbangun diharapkan membantu para pelaku usaha memperoleh informasi sesuai kebutuhan operasional masing-masing.

Aptrindo Punya Agenda Tahunan hingga Musda Lima Tahunan

Ketua DPP Aptrindo, Gemilang Tarigan, menjelaskan bahwa organisasi memiliki agenda rutin untuk memperkuat koordinasi dan menjalankan pergantian kepengurusan. Salah satunya rapat kerja daerah (rakerda) yang diselenggarakan setiap tahun.

Sementara itu, musyawarah daerah (musda) digelar setiap lima tahun untuk memilih ketua dan menentukan kepengurusan organisasi pada periode berikutnya.

“Kami di DPD Aptrindo Jawa Tengah dan DI Yogyakarta setiap tahun mengadakan acara rakerda. Namun, lima tahun sekali, kami mengadakan musyawarah daerah atau musda untuk mengadakan pemilihan ketua dan pergantian ketua untuk periode lima tahun ke depan,” jelasnya.

Gemilang mengatakan Truck Expo kali ini digelar dengan mempertimbangkan tingginya minat sponsor dari berbagai merek kendaraan niaga. Partisipasi tersebut kemudian menjadi salah satu faktor yang mendorong penyelenggaraan acara dengan konsep pameran.

“Dalam acara ini, karena banyak sekali sponsor dari truk-truk yang berminat, maka kami selenggarakan dengan tajuk Truck Expo,” katanya.

Pengusaha Bisa Melihat Langsung Pilihan Truk untuk Kebutuhan Bisnis

Ketua DPC Aptrindo Tanjung Emas Semarang, Supriyono, menilai Truck Expo memberikan kesempatan kepada pengusaha untuk melihat langsung berbagai produk kendaraan niaga yang ditawarkan produsen.

Pengenalan produk secara langsung dapat membantu pelaku usaha memperoleh gambaran mengenai kendaraan yang tersedia sebelum mempertimbangkan pembelian untuk menunjang kegiatan operasional.

“Tujuan Truck Expo ini adalah untuk memperkenalkan produk-produk baru dari truk tersebut kepada para pengusaha, khususnya anggota DPD Aptrindo Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, serta teman-teman Aptrindo dari berbagai daerah,” ujar Supriyono.

Ia menambahkan, pertemuan antara pengusaha dan produsen kendaraan niaga juga membuka ruang diskusi mengenai kebutuhan armada, sehingga pelaku usaha dapat memperoleh informasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.

“Dengan demikian, pengusaha dapat mengenal lebih jauh pilihan kendaraan yang tersedia sesuai kebutuhan bisnis masing-masing,” ucapnya.