
Pameran truk digelar saat Musda III DPD Aptrindo Jawa Tengah dan DIY di Kota Semarang, Kamis (15/10/2026). Foto : Ist
SEMARANG, (ERAKINI) – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaktifkan Sistem Informasi Angkutan Barang (SIAP Trindo).
Langkah ini guna memastikan seluruh kendaraan angkutan barang memiliki kelengkapan dokumen resmi, KIR, izin usaha, hingga identitas pengemudi yang terintegrasi.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aptrindo Jateng-DIY periode 2026-2031, Bambang Widjanarko menyebutkan, SIAP Trindo bertujuan membangun sistem pendataan kendaraan yang mencakup legalitas kendaraan, dokumen uji berkala atau KIR, izin usaha, surat jalan, hingga identitas pengemudi.
“Pendataan tersebut diperlukan agar asosiasi memiliki informasi yang lebih jelas mengenai kendaraan yang beroperasi di bawah keanggotaan mereka,” kata Bambang usai terpilih secara aklamasi di Musda III DPD Aptrindo Jawa Tengah dan DIY di Semarang, Kamis (15/10/202).
Dia mengharapkan, sistem ini dapat membantu pengawasan kendaraan yang masuk ke pelabuhan. Program tersebut akan dijalankan seiring persiapan menghadapi kebijakan pemerintah mengenai kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan (ODOL) berlaku mulai 1 Januari 2027. “Kami akan banyak melakukan pembinaan terhadap anggota, terus kemudian berkolaborasi dengan dinas setempat, dinas perhubungan dan kepolisian,” kata dia.
Menurut dia, saat ini masih terdapat kendaraan yang dapat masuk melalui jalur mandiri tanpa keterhubungan data yang memadai dengan sistem asosiasi.
Pelaku usaha tergabung dalam Aptrindo, kata dia, berkomitmen memiliki izin baik usaha, surat jalan, tanda nomor kendaraan, KIR lengkap hingga kelengkapan sopir.
Data kendaraan dan muatan nantinya dapat terhubung dengan pengelola pelabuhan, termasuk Pelindo dan pihak terkait di Kementerian Perhubungan. Integrasi tersebut dinilai dapat membantu penelusuran kendaraan dan muatan apabila ditemukan pelanggaran. “Melalui mekanisme asosiasi, pembinaan terhadap perusahaan anggota juga diharapkan lebih mudah dilakukan,” pungkas dia.
